Pulau Pari : Pulau dengan Sejuta Mimpi dan Harapan
Apabila
mendengar kata ‘Pulau’ apa yang terlintas di benak anda? Pasir Putihnya? Ombak
yang tinggi? Atau keindahan Pantainya? Lalu bagaimana dengan pesona Pulau yang mirip
dengan nama hewan ini? Pulau yang tak kalah memikat dibandingkan dengan Pulau
lainnya.
Charisma
Pulau yang terletak di Kepulauan Seribu ini sudah tercium sampai kejenjang internasional.
Tak perlu diragukan lagi keindahan yang dapat dinikmati dari Pulau yang satu
ini. Dengan jarak yang tak terlalu jauh dan tak perlu memakan waktu banyak dari
Jakarta, membuat Pulau ini menjadi tempat wisata yang kini mulai disorot oleh
para wisatawan.
Pulau
yang diselimuti pasir indah berwarna putih, laut yang indah dan luas
membentangi seluruh tepi pulau ini dikenal sebagai Pulau Pari. Seperti yang
saya katakan sebelumnya nama pantai ini mirip dengan salah satu nama hewan
bukan?
Pulau
ini dijuluki sebagai Pulau Pari karena konon katanya banyak hewan pari di Pulau
ini, namun karena kunjungan wisata yang terus melonjak maka pari-pari di Pulau
ini pun sudah mulai tidak kelihatan lagi hingga akhirnya menghilang.
Apabila
dilihat dari ketinggian ombaknya yang tidak memungkinkan untuk surfing, membuat banyak permainan air
yang dapat di selami oleh para wisatawan. Beberapa permainan air itu berupa snorkeling, banana boat, flying fish, sepeda air, dll. Para wisawatan pun dapat
bermain voli di tepi pantai Pulau menawan ini.
Banyak
orang yang memandang bahwa tempat wisata identik dengan para wisatawan asing,
namun tidak untuk Pulau ini. Pulau ini malahan sering ditemui banyak wisatawan
asli Indonesia itu sendiri. Namun tak dipungkiri bahwa wisatawan asing pun
banyak mendatangi Pulau Pari.
Kunjungan
dari para wisatawan juga memberi banyak manfaat bagi Indonesia itu sendiri
maupun tempat wisatanya. “Dengan datangnya tourist
maka menambahkan devisa kita dan menaikan perekonomian melalui pariwisata,
kemudian kita warga lokal melakukan traveling
di Indonesia pun membangun sarana dan prasarana, infrastruktur.” ujar Ashwita
Chairany selaku dosen Manajemen Universitas Bunda Mulia.
Menurut
Rianto, selaku Dosen Hospitality dan Pariwisata Universitas Bunda Mulia “Kita harus kenalkan tempat wisata Indonesia
dengan cara memperkenalkan sapta pesona, yaitu aman, tertib, bersih, sejuk,
indah, ramah dan yang terakhir kenangannya dan juga dengan memberikan pelayanan
yang baik. Karena kenangan tercipta bukan hanya dari keindahannya tapi dari
pelayanannya yang lainnya.” tuturnya.
Dengan
bermunculannya para wisatawan, baik wisatawan asing maupun wisatawan lokal
perekonomian di Pulau Pari pun mulai meningkat sedikit demi sedikit.
Salah
satu pedagang telur gulung yang sudah cukup lama tinggal di Pulau Pari, Suaiba
mengatakan “Saya sudah 19 tahun dipulau ini
dan menjual telur gulung selama 13 tahun. Peminat wisatawan dengan
jajanan ini sangat tinggi sekali, bukan hanya pengunjung tapi orang-orang sini
juga suka. Biasanya ramai kalau weekend
sih. Penghasilan bisa sampai 700rb kalau weekend.”
Suaiba
mengungkapkan juga bahwa peningkatan para wisatawan yang datang ke Pulau ini
sangat membantu para pedagang. Dahulunya para pedagang adalah petani rumput
laut, dan karena adanya pencemaran oleh limbah maka rumput laut yang tumbuh
menjadi rusak.
Uniknya
di Pulau yang menawan ini terdapat partisipasi warganya maupun pedagang
setempat untuk bergotong-royong membersihkan sampah-sampah yang bertebaran di
jalanan, sehingga Pulau Pari terlihat bebas sampah.
Menurut
Pak Nurhayat selaku RW/04 Pulau Pari “Potensi Pulau Pari sendiri adalah karena
ada Pantai-Pantai dan terdapat paket wisata seperti adanya home stay, bersepeda, dan beragam wahana air. Dapat diperkirakan
pengunjung yang datang sekitar 3000 orang perminggunya.”
Jika
dilihat dari animo wisatawan, para pengunjung dalam negri tak kalah banyaknya
dari wisatawan asing. Dimulai dari anak kecil, remaja hingga dewasa dan dapat
kita lihat sekumpulan keluarga-keluarga yang berkunjung, untuk menikmati panorama
Pulau yang memiliki kekhasan ini.
Rombongan
pekerja dri Astra Auto 2000 menjadi pengujung Pulau Pari dalam acara Employee day Astra Auto 2000. Suharly
Montana adalah salah satu peserta yang sekaligus merupakan karyawan Astra Auto
2000. “Kesan awalnya Pulau ini tidak menarik tapi makin ke belakang pantainya
ternyata bagus. Harapannya supaya
tempat tinggalnya ditingkatkan.” tuturnya.
Di
Pulau Pari sendiri terdapat beberapa pantai yang menawan salah satunya adalah
Pantai Pasir Perawan. Pantai Pasir
perawan menjadi icon dan pesona yang
sudah menyatu dengan Pulau Pari, namun
tak kalah mempesonanya dengan Pantai Kresek, dan Pantai Bintang.
|
|
|||
Membahas mengenai Pantai yang memukau di Pulau Pari, yang menjadi icon dari Pulau Pari adalah Pantai Pasir Perawan. Disisi lain Pantai Kresek adalah Pantai yang mempunyai hewan langka seperti bintang laut dan penyu yang berbobot hingga 5kg.
Menelusuri
salah satu Pantai yang menjadi icon
Pulau Pari tersimpan sejuta mimpi dan harapan yang terkandung dibalik charisma-nya, dan berjuta-juta keringat
yang jatuh, sejuta perjuangan, dan sejuta kerja keras yang terselimuti oleh
keindahan dan kemenawanan Pantai Pulau Pari.
Salbi,
ia adalah seseorang yang berjasa dalam membuka wisata Pantai Pasir Perawan di
Pulau Pari. Salbi mengatakan bahwa Pantai ini dahulunya dipenuhi pohon-pohon
layaknya hutan dan hanya terdapat jalan kecil setapak yang hanya bisa dilalui
dengan berjalan dan tidak dapat dilalui sepeda karena ilalang yang lebat.
Karena
Pantai Pasir Perawan adalah Pantai yang baru yang belom ada campur tangan orang
lain maka Pantai ini diibaratkan seperti “Perawan” sehingga secara spontan
disebut Pantai Pasir Perawan.
Selain
menjadi orang yang berjasa dalam membuka wisata Pantai Pasir Perawan, Salbi pun
sudah lama menjadi tour guide lokal
di Pulau Pari khususnya di Pantai Pasir Perawan.
Menurut
Salbi, para pengunjung terkesima dengan keindahan Pulau Pari, khususnya Pantai
Pasir Perawan karena beberapa faktor, apabila dilihat dari jaraknya, Pulau Pari
adalah Pulau yang paling dekat dengan Jakarta sehingga saat menyebrang ke Pulau
tidaklah terlalu lama. Selain jarak, Pantai dan Pulau ini masih sangat alami
dan tradisional, mulai dari bangunannya, hingga kapal penyebrangannya.
Salbi
membagi ceritanya mengenai Pulau Pari, ia mengatakan bahwa tahun 2011 Pulau
Pari dibuka sebagai tempat wisata. Salby mengungkapkan ia dan teman-temannya yang
berjumlah sekitar 7-20 orang berjerih payah untuk mengurus Pantai ini.
“Pribahasanya, kita tuh berakit-rakit
kehulu. Saya gak terpengaruh sama
kata-kata mereka yang bilang saya bodoh gitu
kan, saya hanya ingin mengangkat perekonomian pulau pari” kata Salbi.
Menurut
salbi, “Untuk wisatawan kemarin-kemarin cukup meningkat, cuma dirasakan
sekarang kendalanya adalah kapal penyebrangannya. Karena aturan sekarang harus
dibatasi di pertegas penggunaan kapalnya, harapanku agar kapal jangan sampai di
persulit, tetap berjalan walau sambil diurus surat-suratnya. Kalau walaupun
wisatawannya banyak dan kapalnya gak
ada ya percuma juga.” ungkapnya.
“Kami
mengurus tempat ini dari awalnya ga ada apa-apa bener-bener dari 0 hingga
sampai seperti ini, sehingga saya berharap agar pengunjung menjaga kesopanan
tidak adanya tangan-tangan jahil yang dapat mencoreng nama pulau pari ini dan
menjaga pulau kita sendiri.” tutur salbi. “ walau tanpa bantuan pemerintah kita
bisa bersaing dengan pulau yang di bantu oleh pemerintah seperti Pulau Tidung.”
tambahnya.
Pria
berjasa ini mengatakan “Pemerintah memberikan dana kurang lebih 70-75juta hanya
mampu membuka 3 saung dan truk sampah, dan dana segitu tidak cukup untuk
mengembangkan wisata disini. Dan untuk kedua kalinya pemerintah menurunkan dana
100jt tapi gak sampai ke tangan kita.
Gak sepeser pun sampai kesini.”
“Aku
sendiri sebagai pekerja disini, walau aku orang bodoh, modal dengkul aku gak
mau memohon kepada pihak pemerintah, mereka sudah tau kami disini itu swadaya
kalau emang mau bantu silahkan datang langsung kesini jangan melalui
tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab percuma gak sampai kesini
juga.” ungkap salbi.
Walau
tanpa bantuan lebih dari pemerintah, Salbi dan kawan-kawan tetap berjerih payah
dan pantang menyerah untuk memperbesar nama Pulau Pari dan Pantai Pasir
Perawan.
“Aku
tidak memohon kepada siapapun, apa yang aku buat itulah hasil keringat aku,
dari tiket RP3500 aku bisa beli mesin keruk pasir , saung dan toilet seharga
30-35juta. Kami sedikit demi sedikit uang kami kumpulkan , kalau aku dan
kawan-kawan berfikir untuk pribadi gak
perlu aku memikirkan untuk masa depan, mending aku bagi aja ke kawan-kawan semua.” ucap salbi.
Salbi
menuturkan “Aku sebagai pejuang ekonomi di Pulau Pari untuk makan aja udah
bersyukur. Cuma minta kerja samanya untuk Rp3500 nya aja, dan kalau ada yang mau membantu ya terima kasih. Walau sedikit demi sedikit tapi aku mau ada
perubahan, aku ingin membuka mata bagi mereka bahwa saya ini orang ‘bodoh’ namun
bisa membuka tempat yang dapat dinikmati semua orang.”
Dibalik
keindahan Pulau Pari tersimpan sejuta mimpi dan juga harapan yang dimiliki oleh
Salbi dan seluruh penduduk Pulau Pari agar tempat wisata ini tetap menjadi
pesona yang memukau seluruh pelosok dunia.



Bagus!!! Saya sangat terkesan dengan kegigihan salah satu penduduk lokal Pulau Pari, Salbi. Sangat gigih usahanya dalam memajukan perekonomian dan pariwisata di daerahnya.
BalasHapusBagus ! Mungkin kalau tulisan ini dilengkapi video akan lebih baik lagi :)
BalasHapusMantap. Infah sekali pulau pari!
BalasHapusWow! Keren! Jadi tertarik buat datang ke pulau pari! :)
BalasHapusWaaaww. Pulau pari memang kereennn :)
BalasHapusWih ada penyu...
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusWawww.... Dari blog ini aja udah buat kita terbayang bagaimana indah nya pulau pari .. Apalagi kalo kita berkunjung disana���� keren keren����
BalasHapusView nya bagus dan byk biota lautnya lagi (Y)
BalasHapusBagus ihh .. nambah wawasan lagi tentang pulau pari :D
BalasHapusBoleh nih Pulau Pari masuk ke list tempat yang wajib dikunjungi..
BalasHapusRecommended sekali untuk datang ke pulau pari yang indah itu๐๐๐
BalasHapusKerenn bangett blognyaa! Bener-bener nambahin pengetahuan kita tentang pulau pari yang lagi naik daunn:)
BalasHapusBisa jadi salah satu pilihan tempat hiburan akhir tahun hehehehe
nice storyyy, epic !
BalasHapusPengen ke pulau pari nih^^
BalasHapusWaaa bagus nih! Baru tau ada tempat sebagus ini deket Jakarta. Terima kasih ya atas tulisannya. Sangat bermanfaat! ^^
BalasHapusWaaa bagus nih! Baru tau ada tempat sebagus ini deket Jakarta. Terima kasih ya atas tulisannya. Sangat bermanfaat! ^^
BalasHapusNice artikel. Boleh jadi destinasi wisata dengan low cost
BalasHapussemangattttt salbi Dan yg lainnya yg telah merawat Dan menjaga pulau pari
BalasHapusBlog ini menceritakan betapa indah ny pulau pari , nice artikel !
BalasHapusMenurut aku sih gambar ny diperbanyak untuk lebih membuat pembaca lebih tertarik. Tapi overall bagus kok
BalasHapus