Selasa, 15 Desember 2015

UAS JURNALISTIK





  Pulau Pari : Pulau dengan Sejuta Mimpi dan Harapan




Apabila mendengar kata ‘Pulau’ apa yang terlintas di benak anda? Pasir Putihnya? Ombak yang tinggi? Atau keindahan Pantainya? Lalu bagaimana dengan pesona Pulau yang mirip dengan nama hewan ini? Pulau yang tak kalah memikat dibandingkan dengan Pulau lainnya.


Charisma Pulau yang terletak di Kepulauan Seribu ini  sudah tercium sampai kejenjang internasional. Tak perlu diragukan lagi keindahan yang dapat dinikmati dari Pulau yang satu ini. Dengan jarak yang tak terlalu jauh dan tak perlu memakan waktu banyak dari Jakarta, membuat Pulau ini menjadi tempat wisata yang kini mulai disorot oleh para wisatawan. 


Pulau yang diselimuti pasir indah berwarna putih, laut yang indah dan luas membentangi seluruh tepi pulau ini dikenal sebagai Pulau Pari. Seperti yang saya katakan sebelumnya nama pantai ini mirip dengan salah satu nama hewan bukan? 


Pulau ini dijuluki sebagai Pulau Pari karena konon katanya banyak hewan pari di Pulau ini, namun karena kunjungan wisata yang terus melonjak maka pari-pari di Pulau ini pun sudah mulai tidak kelihatan lagi hingga akhirnya menghilang. 


Apabila dilihat dari ketinggian ombaknya yang tidak memungkinkan untuk surfing, membuat banyak permainan air yang dapat di selami oleh para wisatawan. Beberapa permainan air itu berupa snorkeling, banana boat, flying fish, sepeda air, dll. Para wisawatan pun dapat bermain voli di tepi pantai Pulau menawan ini.


Banyak orang yang memandang bahwa tempat wisata identik dengan para wisatawan asing, namun tidak untuk Pulau ini. Pulau ini malahan sering ditemui banyak wisatawan asli Indonesia itu sendiri. Namun tak dipungkiri bahwa wisatawan asing pun banyak mendatangi Pulau Pari.


Kunjungan dari para wisatawan juga memberi banyak manfaat bagi Indonesia itu sendiri maupun tempat wisatanya. “Dengan datangnya tourist maka menambahkan devisa kita dan menaikan perekonomian melalui pariwisata, kemudian kita warga lokal melakukan traveling di Indonesia pun membangun sarana dan prasarana, infrastruktur.” ujar Ashwita Chairany selaku dosen Manajemen Universitas Bunda Mulia.


Menurut Rianto, selaku Dosen Hospitality dan Pariwisata Universitas Bunda Mulia “Kita harus kenalkan tempat wisata Indonesia dengan cara memperkenalkan sapta pesona, yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan yang terakhir kenangannya dan juga dengan memberikan pelayanan yang baik. Karena kenangan tercipta bukan hanya dari keindahannya tapi dari pelayanannya yang lainnya.” tuturnya.


Dengan bermunculannya para wisatawan, baik wisatawan asing maupun wisatawan lokal perekonomian di Pulau Pari pun mulai meningkat sedikit demi sedikit.


Salah satu pedagang telur gulung yang sudah cukup lama tinggal di Pulau Pari, Suaiba mengatakan “Saya sudah 19 tahun dipulau ini  dan menjual telur gulung selama 13 tahun. Peminat wisatawan dengan jajanan ini sangat tinggi sekali, bukan hanya pengunjung tapi orang-orang sini juga suka. Biasanya ramai kalau weekend sih. Penghasilan bisa sampai 700rb kalau weekend.”


Suaiba mengungkapkan juga bahwa peningkatan para wisatawan yang datang ke Pulau ini sangat membantu para pedagang. Dahulunya para pedagang adalah petani rumput laut, dan karena adanya pencemaran oleh limbah maka rumput laut yang tumbuh menjadi rusak. 


Uniknya di Pulau yang menawan ini terdapat partisipasi warganya maupun pedagang setempat untuk bergotong-royong membersihkan sampah-sampah yang bertebaran di jalanan, sehingga Pulau Pari terlihat bebas sampah. 


Menurut Pak Nurhayat selaku RW/04 Pulau Pari “Potensi Pulau Pari sendiri adalah karena ada Pantai-Pantai dan terdapat paket wisata seperti adanya home stay, bersepeda, dan beragam wahana air. Dapat diperkirakan pengunjung yang datang sekitar 3000 orang perminggunya.” 


Jika dilihat dari animo wisatawan, para pengunjung dalam negri tak kalah banyaknya dari wisatawan asing. Dimulai dari anak kecil, remaja hingga dewasa dan dapat kita lihat sekumpulan keluarga-keluarga yang berkunjung, untuk menikmati panorama Pulau yang memiliki kekhasan ini. 


Rombongan pekerja dri Astra Auto 2000 menjadi pengujung Pulau Pari dalam acara Employee day Astra Auto 2000. Suharly Montana adalah salah satu peserta yang sekaligus merupakan karyawan Astra Auto 2000. “Kesan awalnya Pulau ini tidak menarik tapi makin ke belakang pantainya ternyata bagus. Harapannya supaya tempat tinggalnya ditingkatkan.” tuturnya.


Di Pulau Pari sendiri terdapat beberapa pantai yang menawan salah satunya adalah Pantai Pasir Perawan.  Pantai Pasir perawan menjadi icon dan pesona yang sudah menyatu dengan Pulau Pari,  namun tak kalah mempesonanya dengan Pantai Kresek, dan Pantai Bintang.











           Membahas mengenai Pantai yang memukau di Pulau Pari, yang menjadi icon dari Pulau Pari adalah Pantai Pasir Perawan. Disisi lain Pantai Kresek adalah Pantai yang mempunyai hewan langka seperti bintang laut dan penyu yang berbobot hingga 5kg.



Menelusuri salah satu Pantai yang menjadi icon Pulau Pari tersimpan sejuta mimpi dan harapan yang terkandung dibalik charisma-nya, dan berjuta-juta keringat yang jatuh, sejuta perjuangan, dan sejuta kerja keras yang terselimuti oleh keindahan dan kemenawanan Pantai Pulau Pari.



Salbi, ia adalah seseorang yang berjasa dalam membuka wisata Pantai Pasir Perawan di Pulau Pari. Salbi mengatakan bahwa Pantai ini dahulunya dipenuhi pohon-pohon layaknya hutan dan hanya terdapat jalan kecil setapak yang hanya bisa dilalui dengan berjalan dan tidak dapat dilalui sepeda karena ilalang yang lebat.


Karena Pantai Pasir Perawan adalah Pantai yang baru yang belom ada campur tangan orang lain maka Pantai ini diibaratkan seperti “Perawan” sehingga secara spontan disebut Pantai Pasir Perawan.


Selain menjadi orang yang berjasa dalam membuka wisata Pantai Pasir Perawan, Salbi pun sudah lama menjadi tour guide lokal di Pulau Pari khususnya di Pantai Pasir Perawan. 


Menurut Salbi, para pengunjung terkesima dengan keindahan Pulau Pari, khususnya Pantai Pasir Perawan karena beberapa faktor, apabila dilihat dari jaraknya, Pulau Pari adalah Pulau yang paling dekat dengan Jakarta sehingga saat menyebrang ke Pulau tidaklah terlalu lama. Selain jarak, Pantai dan Pulau ini masih sangat alami dan tradisional, mulai dari bangunannya, hingga kapal penyebrangannya.


Salbi membagi ceritanya mengenai Pulau Pari, ia mengatakan bahwa tahun 2011 Pulau Pari dibuka sebagai tempat wisata. Salby mengungkapkan ia dan teman-temannya yang berjumlah sekitar 7-20 orang berjerih payah untuk mengurus Pantai ini. “Pribahasanya, kita tuh berakit-rakit kehulu. Saya gak terpengaruh sama kata-kata mereka yang bilang saya bodoh gitu kan, saya hanya ingin mengangkat perekonomian pulau pari” kata Salbi.


Menurut salbi, “Untuk wisatawan kemarin-kemarin cukup meningkat, cuma dirasakan sekarang kendalanya adalah kapal penyebrangannya. Karena aturan sekarang harus dibatasi di pertegas penggunaan kapalnya, harapanku agar kapal jangan sampai di persulit, tetap berjalan walau sambil diurus surat-suratnya. Kalau walaupun wisatawannya banyak dan kapalnya gak ada ya percuma juga.” ungkapnya.


“Kami mengurus tempat ini dari awalnya ga ada apa-apa bener-bener dari 0 hingga sampai seperti ini, sehingga saya berharap agar pengunjung menjaga kesopanan tidak adanya tangan-tangan jahil yang dapat mencoreng nama pulau pari ini dan menjaga pulau kita sendiri.” tutur salbi. “ walau tanpa bantuan pemerintah kita bisa bersaing dengan pulau yang di bantu oleh pemerintah seperti Pulau Tidung.” tambahnya.



Pria berjasa ini mengatakan “Pemerintah memberikan dana kurang lebih 70-75juta hanya mampu membuka 3 saung dan truk sampah, dan dana segitu tidak cukup untuk mengembangkan wisata disini. Dan untuk kedua kalinya pemerintah menurunkan dana 100jt tapi gak sampai ke tangan kita. Gak sepeser pun sampai kesini.” 


“Aku sendiri sebagai pekerja disini, walau aku orang bodoh, modal dengkul aku gak mau memohon kepada pihak pemerintah, mereka sudah tau kami disini itu swadaya kalau emang mau bantu silahkan datang langsung kesini jangan melalui tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab percuma gak sampai kesini juga.”  ungkap salbi.


Walau tanpa bantuan lebih dari pemerintah, Salbi dan kawan-kawan tetap berjerih payah dan pantang menyerah untuk memperbesar nama Pulau Pari dan Pantai Pasir Perawan.


“Aku tidak memohon kepada siapapun, apa yang aku buat itulah hasil keringat aku, dari tiket RP3500 aku bisa beli mesin keruk pasir , saung dan toilet seharga 30-35juta. Kami sedikit demi sedikit uang kami kumpulkan , kalau aku dan kawan-kawan berfikir untuk pribadi gak perlu aku memikirkan untuk masa depan, mending aku bagi aja ke kawan-kawan semua.” ucap salbi.


Salbi menuturkan “Aku sebagai pejuang ekonomi di Pulau Pari untuk makan aja udah bersyukur. Cuma minta kerja samanya untuk Rp3500 nya aja, dan kalau ada yang mau membantu ya terima kasih. Walau sedikit demi sedikit tapi aku mau ada perubahan, aku ingin membuka mata bagi mereka bahwa saya ini orang ‘bodoh’ namun bisa membuka  tempat yang dapat dinikmati semua orang.”


Dibalik keindahan Pulau Pari tersimpan sejuta mimpi dan juga harapan yang dimiliki oleh Salbi dan seluruh penduduk Pulau Pari agar tempat wisata ini tetap menjadi pesona yang memukau seluruh pelosok dunia.

21 komentar:

  1. Bagus!!! Saya sangat terkesan dengan kegigihan salah satu penduduk lokal Pulau Pari, Salbi. Sangat gigih usahanya dalam memajukan perekonomian dan pariwisata di daerahnya.

    BalasHapus
  2. Bagus ! Mungkin kalau tulisan ini dilengkapi video akan lebih baik lagi :)

    BalasHapus
  3. Mantap. Infah sekali pulau pari!

    BalasHapus
  4. Wow! Keren! Jadi tertarik buat datang ke pulau pari! :)

    BalasHapus
  5. Waaaww. Pulau pari memang kereennn :)

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Wawww.... Dari blog ini aja udah buat kita terbayang bagaimana indah nya pulau pari .. Apalagi kalo kita berkunjung disana���� keren keren����

    BalasHapus
  8. View nya bagus dan byk biota lautnya lagi (Y)

    BalasHapus
  9. Bagus ihh .. nambah wawasan lagi tentang pulau pari :D

    BalasHapus
  10. Boleh nih Pulau Pari masuk ke list tempat yang wajib dikunjungi..

    BalasHapus
  11. Recommended sekali untuk datang ke pulau pari yang indah itu๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  12. Kerenn bangett blognyaa! Bener-bener nambahin pengetahuan kita tentang pulau pari yang lagi naik daunn:)
    Bisa jadi salah satu pilihan tempat hiburan akhir tahun hehehehe

    BalasHapus
  13. Waaa bagus nih! Baru tau ada tempat sebagus ini deket Jakarta. Terima kasih ya atas tulisannya. Sangat bermanfaat! ^^

    BalasHapus
  14. Waaa bagus nih! Baru tau ada tempat sebagus ini deket Jakarta. Terima kasih ya atas tulisannya. Sangat bermanfaat! ^^

    BalasHapus
  15. Nice artikel. Boleh jadi destinasi wisata dengan low cost

    BalasHapus
  16. semangattttt salbi Dan yg lainnya yg telah merawat Dan menjaga pulau pari

    BalasHapus
  17. Blog ini menceritakan betapa indah ny pulau pari , nice artikel !

    BalasHapus
  18. Menurut aku sih gambar ny diperbanyak untuk lebih membuat pembaca lebih tertarik. Tapi overall bagus kok

    BalasHapus